
Acara tersebut berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri oleh jajaran perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, RT/RW, serta warga sekitar. Acara dimulai dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan rezeki dan keselamatan yang telah diberikan kepada warga Kelurahan Kejuron. Momen puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Lurah Kejuron, yang menjadi simbol harapan agar kelurahan senantiasa aman, makmur, dan sejahtera.


Tak hanya itu, suasana juga semakin semarak dengan adanya penampilan seni Hadroh atau Rebana dari kelompok pemuda setempat yang membawakan lantunan shalawat dan pujian religi. Hiburan bernuansa religius ini memberi kesan damai sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat. Lurah Kejuron dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya bentuk syukur, tetapi juga sebagai ajang mempererat persaudaraan dan melestarikan kearifan lokal. Ia berharap tradisi ini dapat terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda. Acara berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban, ditutup dengan makan bersama warga sebagai simbol gotong royong dan kebersamaan.
]]>
Lurah Kejuron secara resmi membuka layanan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di Kantor Kelurahan Kejuron sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tengah menghadapi permasalahan hukum. Posbakum ini hadir untuk memberikan akses konsultasi dan pendampingan hukum secara gratis, khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu atau tidak memiliki pengetahuan hukum yang memadai.
Melalui Posbakum ini, warga dapat berkonsultasi terkait berbagai permasalahan hukum, seperti sengketa tanah, persoalan waris, perceraian, hingga kasus-kasus perdata maupun pidana ringan. Layanan ini juga diharapkan menjadi ruang edukasi hukum, agar masyarakat lebih paham akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara.
Lurah Kejuron menyampaikan bahwa keberadaan Posbakum adalah langkah konkret pemerintah kelurahan dalam memperluas akses keadilan dan memberikan rasa aman bagi warganya. Dengan menggandeng lembaga bantuan hukum (LBH) terpercaya, Posbakum Kelurahan Kejuron siap melayani warga setiap hari kerja dengan pelayanan profesional dan ramah.
Inisiatif ini menunjukkan bahwa Kelurahan Kejuron tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan kesadaran hukum dan perlindungan hak-hak masyarakat. Semoga Posbakum ini menjadi sarana yang bermanfaat, sekaligus menjadi wujud nyata hadirnya pemerintah di tengah masyarakat.
]]>
]]>
]]>

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kelurahan Kejuron dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana lingkungan, serta memastikan penggunaan dana pembangunan berjalan sesuai rencana. Lokasi paving yang ditinjau berada di Pasar Ayam Puntuk Rt 04 Rw 01, yang merupakan salah satu titik prioritas dalam program peningkatan infrastruktur tahun ini.
“Kami ingin memastikan bahwa semua proses berjalan sesuai dengan spesifikasi teknis, anggaran, dan waktu yang telah direncanakan. Dengan turun langsung ke lapangan, kami juga bisa mendengar langsung aspirasi dan masukan warga,” ujar Lurah Andyka Yuliatama A. S.H, M.H.,
Dalam kunjungan tersebut, Lurah Kejuron juga berdialog dengan pekerja lapangan dan warga sekitar. Warga menyambut baik kehadiran lurah dan mengapresiasi upaya pemerintah kelurahan dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Progres pekerjaan paving sendiri saat ini telah mencapai sekitar 80% dan ditargetkan selesai dalam Akhir Juni ini. Pemerintah kelurahan berharap, dengan adanya pengawasan langsung, mutu pekerjaan dapat lebih terjamin dan manfaat pembangunan bisa segera dirasakan masyarakat.


Kegiatan yang dilaksanakan di beberapa rumah warga di Kelurahan Kejuron ini mencakup pemantauan pertumbuhan balita, pembagian makanan tambahan bergizi, serta penyuluhan kepada ibu hamil dan ibu menyusui. Lurah Kejuron juga menyempatkan berdialog dengan warga untuk mendengar langsung kendala yang dihadapi dalam pemenuhan gizi anak.

“Kami ingin memastikan setiap anak di Kejuron mendapat hak tumbuh kembang secara optimal. Ini bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tapi tanggung jawab bersama,” ujar Lurah Kejuron di sela kunjungannya.
Kader kesehatan setempat mengaku terbantu dengan kehadiran lurah yang aktif dan peduli. “Motivasi dari pak lurah sangat penting. Warga jadi lebih antusias dan percaya terhadap program pencegahan stunting yang kami jalankan,”
Menurut data dari Dinas Kesehatan Kota Madiun, Kelurahan Kejuron termasuk wilayah yang mengalami penurunan angka stunting signifikan dalam setahun terakhir, berkat sinergi antara pemerintah kelurahan, kader, dan masyarakat.
Langkah nyata yang dilakukan Lurah Kejuron ini diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun kesadaran kolektif melawan stunting, demi mencetak generasi masa depan yang sehat dan cerdas.
